Perekat resin epoksi adalah pengikat yang umum. Ini banyak digunakan dalam konstruksi, penerbangan, mobil, dll. Dalam beberapa skenario aplikasi khusus, perekat resin epoksi harus berwarna, untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda. Metode pewarnaan yang umum adalah sebagai berikut.
- Mewarnai dengan pigmen
Pigmen adalah pewarna yang umum. Jumlah pigmen yang tepat dapat mengubah warna perekat resin epoksi. Pigmen yang umum digunakan antara lain bubuk pigmen, pulp pigmen, dan sebagainya. Pertama, pigmen dicampur secara menyeluruh dengan resin dalam jumlah yang sesuai. Kemudian, bahan pengawet dalam jumlah yang sesuai ditambahkan. Terakhir, bahan-bahan tersebut diaduk. Perhatikan bahwa pigmen berlebih dapat mempengaruhi sifat perekat resin.
- Pewarnaan dengan pasta pigmen
Pasta pigmen adalah sejenis cairan yang dicampur terlebih dahulu dengan perekat resin. Dapat langsung ditambahkan ke perekat resin untuk pewarnaan. Pasta pigmen memiliki dispersi dan stabilitas yang lebih tinggi, untuk menjaga keseragaman warna dengan lebih baik. Tambahkan pasta pigmen secukupnya ke dalam perekat resin, lalu aduk.
- 3. Pewarnaan dengan lembaran pigmen
Lembaran pigmen adalah sejenis pigmen padat. Mereka dapat dicairkan dengan pemanasan, dan ditambahkan ke dalam perekat resin untuk pewarnaan. Pertama, lembaran pigmen dilebur dengan pemanasan. Kemudian pigmen tersebut dimasukkan ke dalam perekat resin dan campuran diaduk. Jika suhu terlalu tinggi selama pemanasan, lapisan pigmen mungkin rusak.
- Pewarnaan dengan partikel pigmen
Partikel pigmen adalah sejenis pigmen padat. Mereka dapat mengubah warna perekat resin. Pertama, tambahkan partikel pigmen dalam jumlah yang sesuai ke dalam perekat resin. Lalu aduk. Perhatikan bahwa ukuran partikel harus moderat. Partikel yang terlalu besar dapat mempengaruhi fluiditas perekat resin.
- 5. Pewarnaan dengan larutan pigmen
Larutan pigmen adalah sejenis cairan yang dicampur terlebih dahulu dengan pelarut. Dapat langsung ditambahkan ke perekat resin untuk pewarnaan. Tambahkan larutan pigmen secukupnya ke dalam perekat resin, lalu aduk. Perhatikan bahwa konsentrasi larutan pigmen harus moderat. Konsentrasi yang terlalu tinggi dapat mempengaruhi sifat perekat resin.
Singkatnya, perekat resin epoksi dapat diwarnai dengan pigmen, pasta pigmen, lembaran pigmen, partikel pigmen, larutan pigmen, dll. Perhatikan jumlah dan stabilitas pigmen, serta sifat perekat resin berwarna, untuk memenuhi persyaratan untuk efek pewarnaan dan properti.